Kabari.id – Terjadinya banjir di Jalan Raya Porong sejak akhir pekan lalu mendapat tanggapan dari Perum Jasa Tirta (PJT) I. Genangan air hujan yang sempat dan kerap terjadi di wilayah Sidoarjo itu dipastikan bukan karena daya tampung air di Kali Porong yang merupakan anak sungai Kali Brantas itu mengalami over kapasitas. Hal itu ditegaskan Sekretaris Perusahaan PJT I, Fahmi Hidayat, Kamis (24/1).
“Kapasitas Kali Porong berdasarkan pengkuran terakhir tahun 2017 mampu mengalirkan debit banjir sebesar 1.500 m3 per detik. Pada periode hujan di minggu ketiga Januari 2019 ini debit terbesar yang lewat di Kali Porong hanya sebesar 450 m3 per detik, sehingga Kali Porong masih memiliki ruang untuk mengalirkan debit hujan,” jelas Fahmi.
Hal itu, kata dia, juga ditunjukkan melalui pembacaan elevasi muka air di AWLR Stasiun Porong yang saat ini menunjukkan posisi elevasi 3,30 meter. Posisi tersebut masih jauh berada di bawah posisi elevasi siaga Kali Porong yang ditetapkan dalam Pedoman Siaga Banjir, yaitu SH: El. 4,90 m; SK: El. 5,41 m; dan SM: El. 5,90 m. “Dapat dipastikan sampai dengan saat ini tidak ada luapan dari Kali Porong,” tegasnya.

Ia menduga, kemungkinan terbesar penyebab genangan di Jalan Raya Porong adalah karena terjadi land subsidence di areal tersebut, yakni genangan yang terjadi bersifat lokal. Selain itu, lanjut dia, kurang berfungsinya fungsi pematusan Sungai Ketapang yang akan mengalirkan genangan tersebut ke Kali Porong yang berjarak kurang lebih 3-5 Km juga menjadi penyebabnya.
Seperti diketahui, sejak Jumat (18/1) malam, banjir terjadi di jalan penghubung Surabaya-Malang itu setelah hujan deras mengguyur dengan intensitas cukup tinggi. Air menggenangi dua sisi jalan. Sebelah Timur atau arah ke Pasuruan, maupun sebelah Barat atau arah sebaliknya.
Ketinggian air mencapai 40 hingga 50 Cm mulai dari exit tol Porong hingga di pertigaan Jalan Flamboyan Desa Siring Kecamatan Porong Sidoarjo. Beberapa sepeda motor yang memaksa melintas pun banyak yang mogok. Sehingga harus didorong oleh pengemudinya.
Selain di jalan raya, banjir juga menggenangi kampung Desa Sawahan, Kecamatan Porong, Sidoarjo. Air bahkan sudah menggenangi sejumlah rumah penduduk di sana. Banjir juga sudah menggenang di Desa Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin. Genangan air juga disebut terjadi paska hujan deras terus mengguyur. (riz)
































