SURABAYA – Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2025. Acara yang diikuti oleh 160 peserta dari 34 kwartir cabang se-Jatim dipimpin langsung oleh Ketua Kwarda Jatim Arum Sabil.
Arum Sabil menyebut tujuan Rakerda ini untuk melaksanakan evaluasi dan merencanakan program-program yang akan datang. Salah satu yang dibahas adalah kegiatan Pramuka produktif dan sosial kemanusiaan. “Rakerda ini untuk mengevaluasi dan merencanakan program, mulai dari program produktif juga sosial kemanusiaan,” katanya pada wartawan di Ruang Hayam Wuruk Lt.8 Kantor Setdaprov Jatim, Jalan Pahlawan Surabaya, Kamis (27/2/2025).
Tak hanya itu, menjelang bulan Ramadhan ini Kwarda Pramuka Jatim juga punya program khusus yakni dengan menggelar kegiatan Safari Ramadhan untuk berbagi kepada masyarakat.
“Akan melakukan kegiatan Safari Ramadhan, berbagi ke masyarakat, santunan ke anak yatim. Kami juga punya program bedah rumah, khusus untuk rumah masyarakat yang tidak layak huni, sehingga nanti Hari Raya mereka punya rumah layak untuk dihuni. Pj Gubernur bekerjasama dengan Pramuka mengalokasikan sebanyak 100 unit rumah, tapi kami juga punya alokasi khusus jumlah rumah yang akan dibedah nanti akan dibahas dulu,” papar Arum.
Hal lain, terkait klarifikasi kegiatan yang dilakukan Pramuka hingga ke luar negeri. Arum Sabil menegaskan seluruh kegiatan Kwarda Pramuka Jatim hanya dilaksanakan di dalam negeri. “Saya telah mengklarifikasi kepada Ketua Kwarnas, dan dipastikan bahwa tidak ada kegiatan Pramuka dari kwartir yang dilaksanakan di luar negeri. Kegiatan-kegiatan kita, termasuk di Jawa Timur, seluruhnya dilakukan di dalam negeri,” beber dia.
Kepengurusan Kwarda Pramuka Jawa Timur 2020-2025 sudah memasuki masa akhir. Program Kearda Pramuka Jatim telah berjalan selama empat tahun menghadapi berbagai tantangan, termasuk pandemi Covid-19. Namun, Pramuka Jawa Timur tetap aktif dan inovatif dalam menjalankan berbagai program kepramukaan.
Rapat Kerja Daerah ini menjadi momen penting untuk merumuskan program kerja tahun 2025 guna memaksimalkan pencapaian rencana kerja periode 2020-2025.
Selain itu, rapat ini juga menjadi langkah awal dalam penyusunan Rencana Kerja Kwarda Jawa Timur untuk masa bakti 2025-2030. “Kita harus memastikan bahwa kehadiran Pramuka benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Oleh karena itu, program yang dirancang harus menyentuh langsung adik-adik Pramuka di Gugus Depan serta masyarakat luas,” tukasnya. (fah/z)

































