Pintu Masuk PT Platinum Masih Terkunci, Karyawan Belum Diizinkan Bekerja

0
1268
IMG 20180917 WA0043
IMG 20180917 WA0043

kabaRI.Id (Surabaya) – Para karyawan PT. Platinum Ceramics Industry kembali resah. Pasalnya, mereka menunggu hasil perjanjian bersama (PB) antara Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PUK SPSI) dengan PT. Platinum Ceramics Industry yang sempat molor lama.

Setelah menunggu lebih dari satu minggu, akhirnya kedua belah pihak berikut Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Serikat Pekerja dan Bangunan Pekerjaan Umum Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPBPU SPSI) Jawa Timur, turut hadir dalam perundingan di kantor disnaker pada 7 september lalu.

Yang salah satu isinya adalah seluruh pekerja akan dipekerjakan kembali pada tanggal 17 September 2018.

Namun sampai hari ini (17/9) pihak perusahaan sepertinya mengingkari isi perjanjian tersebut. Seperti diketahui, pintu masuk perusahaan yang masih tertutup dan terkunci, membuat pekerja tidak bisa masuk ke dalam pabrik.

Dari pantauan kabaRi.Id bahwa perusahaan berulang kali mengingkari perjanjian dengan serikat pekerja. Bahkan pihak perusahaan belum memberikan ketegasan dalam permasalahan ini dan terkesan mengulur waktu.

Dengan kondisi seperti ini, akhirnya dari Disnaker, Camat, Kapolsek dan DPC SPSI kota Surabaya mendatangi PT. Platinum Ceramics Industry (17/9) dan melakukan perundingan.

“Bahwa sebelumnya pekerja yang membuat pernyataan ditolak pihak perusahaan pada 8 september kemarin, kini berkasnya sudah dikirim ke kantor kuasa hukum perusahaan, Ananto. Kebetulan diterima sendiri oleh beliau,” tutur Triyadi selaku ketua DPC SPSI Surabaya.

“Kita (pekerja) berkomitmen pada hasil PB kemarin, dan tadi saya meminta kepada kuasa hukum perusahaan, untuk dipelajari isi pernyataan pekerja dan secepatnya memasang pengumuman bahwa besok (18/9) diharapkan pekerja sudah bisa masuk kerja sesuai shiftnya masing-masing,” pungkas Triyadi. (oso)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here