Yang Begini Ini Layak Dicontoh Warga Lain Yang Rumahnya Di Bibir Sungai

0
440
IMG 20181202 WA0063
IMG 20181202 WA0063

kabaRI.id (Surabaya) – Kelurahan Jambangan benar-benar ingin mempercantik wilayahnya sebagaimana program bersih lingkungan. Terutama di kawasan bibir sungai, dimana rumah warga dipangkas 3 meter untuk dibuat jalan inspeksi.

Adalah Akiat, sesepuh tokoh masyarakat Kelurahan Jambangan yang sangat antusias dengan program ini.

“Saya senang sekali dan warga sekitar pinggir sungai juga tidak keberatan kalau akan dijadikan jalan inspeksi, walaupun ada sebagian rumahnya yang kena pemugaran, mereka rela dan tidak ada tekanan dari manapun. Murni kesadaran warga,” ungkap Akiat.

“Kami bersama warga segera membersihkan lokasi yang akan dijadikan jalan, biar cepat selesai,” imbuhnya.

Lurah Jambangan, Dra. Hindun Masrufah Msi, saat ditemui kabaRI.id di lokasi merasa kagum dengan warganya yang begitu cepat melakukan pembenahan.

“Ini merupakan murni program bersih-bersih lingkungan dari wacana LSM Konsorsium Lingkungan Hidup yang ditindak lanjuti PJT I dan Bu Camat Jambangan,” jelas Hindun.

“Bulan September kemarin ada temu warga di wilayah bantaran sungai di Pagesangan dan melebar 4 kelurahan se-Kecamatan Jambangan, termasuk kelurahan Jambangan. Ini merupakan singkat yang mana hari rabu rapat dengan warga dan sabtu sudah mulai ada pembersihan yang awalnya RT 02 RW 2 dan diikuti RT 05, RW 3 dan RT lainnya,” ungkap Hindun.

“Ini nanti rencananya sepanjang bantaran sungai yang kurang lebih 1 kilometer akan dibuat jalan insepksi karena wilayah jambangan paling luas dibanding Kebonsari, Pagesangan dan Karah. Untuk rencana jalan nanti inginnya diaspal, namun alangkah baiknya pakai paving saja biar ada seninya. Dan saya sempat khawatir sama warga yang punya bengkel di pinggir sungai, karena dibilang warga, orangnya agak susah. Namun kabar yang saya terima alhamdulillah orang tersebut memahami dan menyadari program ini,” lanjutnya.

Sementara Camat Jambangan, Ana Fajriatin yang juga datang ke lokasi, bangga melihat kesadaran warganya yang memberikan respon positif. Bersama dengan pihak terkait seperti PJT I, kelurahan dan LSM KLH, Camat Jambangan turun langsung melihat di wilayah Karah sampai Pagesangan.

“Kami bersama tokoh masyarakat, PJT I, Lurah, dan LSM KLH kemarin melihat secara langsung dengan menyusuri sungai sehingga kita tahu seperti apa kondisi yang sebenarnya,” terang Ana.

“Sungai ini merupakan ekosistem yang harus dijaga dan dilindungi. Karena dari air ini, kualitas air yang dikonsumsi oleh masyarakat Kota Surabaya. Secara kontinyu warga memperbaiki dan membersihkan lingkungannya, sehingga mereka akan hidup tenang dan ekosistem air ini terjaga,” lanjutnya.

Ana membeberkan bahwa keinginan setelah jalan inspeksi terbentuk akan diupayakan dapat menjadi pendapatan warga bantaran.

“Keinginan kami kalau sudah selesai akan menjadi wisata air sehingga ada nilai ekonomi yang masuk ke warga, sambil mencontohkan di Thailand dan semoga sebelum Mei 2019 bisa terwujud. Biar pas acara ulang tahun Kota Surabaya akan jadi lounching, karena Surabaya kan jadi destinasi wisata khususnya di bantaran sungai. Ini yang harus kita kejar,” harap Ana.

Sebagai tindak lanjut program tersebut selesai dari PJT I tidak akan tinggal diam. Hal itu disampaikan Suprapto yang dikonfirmasi kabaRi.id.

“Rencananya akan diberi pagar pengaman sungai untuk keamanan warga dan terkait penghijauan akan disiapkan kurang lebih 3 ribu batang pohon mangga yang bisa diambil buah dan manfaat nantinya,” ungkap Suprapto.

“Tetapi untuk penanamannya harus dalam pengawasan dan bersama tim PJT I. Karena tidak boleh sembarangan menanam di bantaran sungai, harus ada jarak dan melihat fungsi dan guna sepadan sungai itu sendiri,” tandasnya.

Direktur LSM Konsorsium Lingkungan Hidup, Imam Rochani mengatakan, “Kita berharap dengan terlaksananya dan terselesaikan jalan inspeksi di bantaran sungai ini akan menjadi contoh bagi wilayah lain. Dengan demikian kebersihan lingkungan ini tidak hanya di Kecamatan Jambangan, akan tetapi meluas sampai ke seluruh negeri ini khususnya wilayah di sekitar bantaran sungai,” kata Imam. (oso)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here